Home / Elektronika / Instalasi Listrik: Memasang Saklar Otomatis Untuk Lampu
Instalasi Listrik Sakelar otomatis lampu

Instalasi Listrik: Memasang Saklar Otomatis Untuk Lampu

Memasang saklar lampu yang bisa otomatis hidup dan menyala sendiri pada instalasi listrik di rumah, kantor, ataupun pada tempat fasilitas umum tentunya akan lebih memudahkan operasionalnya.

Khususnya pemasangan pada rumah akan sangat membantu ketika anda seringkali meningalkan rumah dalam keadaan kosong sehingga mati dan menyalanya lampu bisa diatur sesuai keinginan atau pada saat sudah menjelang malam hingga waktu pagi saja.

Jenis alat otomatis untuk menghidupkan dan mematikan instalasi lampu listrik

Pada umumnya dipasaran terdapat banyak jenis komponen (alat) otomatis yang secara teknis memiliki fungsi hampir serupa yaitu memutus dan menyambung instalasi listrik.

Mulai dari yang masih semi auto hingga yang sepenuhnya menggunakan system digital sehingga memerlukan cadangan sumber daya berupa baterai agar alat bisa tetap standby.

Ada 2 alat yang paling terkenal dan seringkali dipasang sebagai saklar otomatis lampu dan yang paling mudah pemasangannya yaitu:

  • Timer
  • Photocell

#1 Saklar Otomatis TIMER

Pada jenis timer, pengguna bisa melakukan pengaturan sesuai dengan waktu yang diinginkan mengikuti putaran jam sesungguhnya.

Alat ini membutuhkan sumber daya cadangan dari sebuah micro baterai agar system dapat terus berjalan meskipun dalam kondisi listrik mati.

Yang paling banyak digunakan dan terbilang memiliki harga cukup terjangkau adalah saklar otomatis model theben.

Simak juga tentang cara memilih lampu LED hemat listrik sesuai ukuran ruangan serta artikel lainnya tentang cara memperbaiki charger hp tidak mengisi.

Cara setting sakelar listrik otomatis theben untuk isntalasi lampu

Serupa dengan kontaktor magnet, relay maupun push button, maka timer listrik ini juga memiliki kontak NO (Normally Open) dan NC (Normally Close) namun prinsip kerjanya seperti sakelar tukar.

Dari gambar tersebut diterangkan bahwa kontak NO adalah 2 – 1 sedangkan kontak NC adalah 2 – 3 yang mana angka 2 merupakan input phase (sumber listrik). Kemudian 1 dan 3 adalah jalur outpunya menuju beban yang akan di kontrol.

Berikutnya adalah cara melakukan setting timernya agar bisa beropersional on off secara otomatis.

Memasang Sakelar Otomatis Lampu Dengan Timer

Cara setting timer listrik pada posisi ini silakan atur sirip sirip pada angka No 4 dengan menekan kedalam, aturlah sirip sirip sesuai dengan waktu yang di harapkan.

Agar dipahami bahwa setiap 1 sirip mewakili durasi 30 menit, dan untuk seluruh waktu pada sirip timer theben dirancang sesuai dengan waktu yang berdurasi 24 jam.

Sebagai simulasi apabila pengguna ingin mengatur lampu atau alat elektronik lainnya yang nanti akan menyala (on) pada pukul 17.30 kemudian akan padam/mati (off) pada pukul 05.30 pagi. Maka pengaturan yang kita lakukan yaitu dengan cara menekan kedalam pada sirip-sirip pada angka No 4, sehingga banyaknya sirip yang kedalam dimulai dari 17.30 dan berakhir pada posisi 05.30 sisanya biarkan dalam keadaan terbuka.

Untuk angka No 6 seperti pada ilustrasi gambar tersebut silakan diatur pada posisi auto agar setting yang telah dibuat akan terus berjalan otomatis.

Selanjutnya pasang unit timer pada bebean yang akan dikendalikan secara langsung ataupun melalui unit kontaktor untuk beban dengan kapasitas daya yang sangat besar.

Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah menyesuaikan waktu timer listrik dengan waktu sesungguhnya dengan cara melihat jam lalu memutar kearah kanan tombol angka No 5 seperti pada gambar diatas, dengan begitu pengaturan sudah final mengenai cara setting timer listrik untuk lampu atau alat elektronik lainnya.

#2 Sakelar Otomatis Photocell

Memasang Saklar lampu otomatis photocell

Jenis saklar otomatis ini bekerja dengan sensitifitas cahaya matahari. Jadi apabila berada pada kondisi terang maka arus listrik akan diputus oleh photocell dan begitu pula sebaliknya.

Biasanya yang paling sulit adalah menemukan tempat peletakan Photocell tersebut, Diharapkan posisinya harus pas dan terlindung dari air hujan.

Selanjutnya jangan sampai diletakkan pada tempat yang selalu gelap dan jangan pula ditempatkan pada tempat yang selalu terang khususnya siang hari.

Jika di perkirakan lampu harus menyala sekitar jam 18.00 maka penempatan yang sesuai harus dipastikan bahwa sekiranya pada jam tersebut photocell sudah tidak terpapar cahaya matahari lagi.

Baca juga artikel tentang cara memperbaiki remot TV serta artikel menarik lainnya tentang cara memperbaiki kipas angin berputar pelan.

One comment

  1. Penjelasan yang sangat informatif, Dan untuk hati-hati dalam membeli relay omron, karena banyak beredar relay omron palsu. Mau tau beda yang asli dan palsu? Kunjungi website kami di http: //elmecon-mk.com/article/produk-relay-omron-palsu/.

    Best Regards,
    Elmecon-mk Authorized Omron Distributor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *