Home / Elektronika / Mengatasi Masalah Putaran Kipas Angin Sangat Pelan
Kipas angin berputar pelan lambat

Mengatasi Masalah Putaran Kipas Angin Sangat Pelan

Mendapati masalah kipas angin berputar pelan atau putarannya sangat lambat menadakan bahwa ada beberapa faktor penyebabnya yang harus segera diperbaiki agar kinerjanya kembali normal.

Persoalan seperti ini kadang memang bisa saja terjadi karena hal sepele namun juga tidak menutup kemungkinan akan berdampak pada kerusakan yang cukup fatal.

Analisa kerusakan kipas angin yang putarannya melambat

Ada 4 faktor yang biasanya dapat memicu timbulnya masalah putaran pada kipas angin menjadi tidak normal diantaranya adalah:

  • Tegangan listrik
  • Kapasitor
  • Thermostat
  • Dinamo

Berikut ini adalah uraian tentang bangaimana melakukan analisa atau pemeriksaan terhadap beberapa komponen diatas.

#1 Pemeriksaan tegangan listrik

Untuk standart tegangan listrik yang dibutuhkan untuk perangkat elektronika khususnya di Indonesia adalah 220volt.

Maka jika suplai tegangan listrik untuk kipas kurang dari nilai toleransi antara 210 volt hingga 225 volt AC maka dapat memicu RPM dynamo menjadi lambat.

Cara memeriksa besarnya tegangan listrik yang tersedia dalam jaringan dapat menggunakan unit volt meter atau multytister.

#2 Kapasitor

Fungsi utama komponen ini adalah sebagi starting run atau memberikan tegangan awal agar dinamo bisa bergerak ketika pertama kali terhubung dengan sumber listrik.

Nilai kapasitor biasanya antara 1uf/400v sampai 1,5uf/400v untuk rata rata jenis kipas angin yang dipakai untuk rumah tangga. Jika komponen ini rusak atau soak maka dapat menyebabkan putaran kipas menjadi pelan atau bahkan hanya berdengung namun tidak kuat berputar.

Solusinya adalah dengan cara mengganti baru dengan ukuran yang sama dan cukup mudah diperoleh pada toko elektronika dengan harga dibawah Rp 50 ribu.

#3 Thermostat

Fungsi thermostat adalah sebagai pemutus listrik apabila terjadi lonjakan daya (ampere) akibat panas yang berlebihan pada kumparan dinamo.

Thermostat bisa saja melemah dan tidak hanya sekedar putus akibat panas yang berlebihan serta masa pemakaian yang sudah cukup lama. Dan apabila kondisinya hanya lemah maka resiko dapat mengakibatkan tegangan drop dibawah standart.

Seperti pada poin pertama apabila tegangan turun maka jelas saja putaran kipas angin akan menjadi lambat.

Untuk menggantinya anda harus membuka dinamo dulu. Karena alat  ini berada di dalam sambungan kabel dan lilitan di dalam dinamo. Jika tidak rusak tidak perlu diganti.

#4 Check Dinamo

Ini poin terakhir sebagai analisa apabila terjadi masalah pada putaran kipas yang pelan yaitu memeriksa bagian-bagian dynamo mulai dari lilitan, rotor dan bearing.

Bersihkan dulu as dinamo jika banyak kotoran. Gunakan bensin untuk membersihkan kotoran grease atau stempet yang menempel pada as dan sulit dihilangkan.

Pastikan kumparan masih tampak utuh tidak ada tanda gosong, terkelupas atau putus. Kemudian periksa juga bearing (laher) atau bos dudukan as jangan ada tanda tanda macet karena kerak.

Jika mendapati kerusakan pada lilitan hangus, atau ada yang terkelupas, putus maka hanya dengan cara menyepul atau menggulung ulang lilitan sebagai langkah perbaikannya.

Simak juga artikel tentang tips memperbaiki remot TV tidak berfungsi serta ulasan menarik tentang cara memperbaiki mesin pompa air tidak menghisap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *